Assalamualaikum Wr. Wb.
Perkenalkan nama saya Astri Tiara Aprilia, ini adalah pertama kalinya saya mengepost blog jadi mohon dimaklumi jika ada kesalahan penulisan dan kata-kata.
Kali ini saya akan memberitahu materi IPS kelas VII yaitu tentang " Perkembangan dan pengaruh kolonialisme dan imperialisme".
Silahkan : ^^
1.
Di
tahun 1999 asosiasi dagang VOC runtuh karena korupsi penyebabnya adalah …
-
Kecilnya gaji yang diterima oleh para pegawai VOC
- Sifat
rakus para petinggi (pejabat)
Seperti
kasus Dirk Van Hogendorp. seorang komisioner VOC yang ditempatkan di Hindia
Belanda di akhir abad 18, yang hanya sebesar 80 gulden. Sebagian besar
pendapatan pejabat VOC bukan berasal dari gaji yang diterimanya melainkan dari
penghasilan lain. Dalam kasus Hogendorp misalnya, ia memiliki privilege
untuk melakukan berbagai pungutan. Pungutan itu antara lain adalah denda
kelebihan muatan dari barang-barang yang diperdagangkan oleh orang Cina dan
Jawa, keuntungan penjualan opium dan hadiah-hadiah. Termasuk dalam katagori
hadih antara lain hadiah penunjukan pejabat pribumi baru, hadiah tahun baru,
dan hadiah buat istri pejabat yang melahirkan. Hogendorp juga berhak mendapat
penghasilan dari pungutan yang dikenakan terhadap para pejabat pribumi dan VOC
yang ingin menghadap gubernur jendral. Secara total pendapatn dari pungutan-pungutan
itu bisa mencapi 4.000 gulden.
2.
Jelaskan
mengenai Herman Willem Deandles
Herman
Willem Deandles lahir di Hattem, Gelderland, Republik Belanda 21 Oktober 1762
sebagai anak ke-8 dari 13 bersaudara. Ayahnya bernama Burchard Johan Daendels
dan Josina Christina Tulleken adalah ibunya. Daendels adalah seseorany yang
diutus oleh Louis Napoleon untuk memerintah kerajaan Pulau Jawa :
Langkah-langkah
yang ditempuh Herman selama menjadi gubernur diantaranya :
· Membangun
jalan raya pos, jalan raya pos adalah jalan yang panjangnya kurang lebih 1000
km yang terbentang sepanjang utara Pulau Jawa, dari Anyer sampai Panarukan.
Dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Herman. Pada tiap-tiap 4,5
kilometer didirikan pos sebagai tempat perhentian dan penghubung pengiriman
surat-surat. Tujuan pembangunan Jalan Raya Pos adalah memperlancar komunikasi
antar daerah yang dikuasai Daendels di sepanjang Pulau Jawa dan sebagai benteng
pertahanan di Pantai Utara Pulau Jawa.
· Membangun
pabrik senjata di Semarang dan Surabaya
Beliau
meninggal di Elmina, Belanda Pantai Emas, 2 Mei 1818 pada umur 55 tahun.
3.
Buatlah
biografi tentang Thomas Stamfrod Raffles
Thomas
Stamford Raffles lahir di Jamaica 6 Juli 1781 beliau adalah gubernur Jendral
Belanda yang terbesar. Ia adalah seorang Inggris yang paling dikenal sebagai
yang menciptakan kerajaan terbesar di dunia.
Sewaktu
Raffles menjabat sebagai Gubernur Jendral Hindia Belanda, ia telah mengusahakan
banyak hal, yang mana antara lain adalah sebagai berikut :
· Menghentikan
perdagangan budak
· Mereformasi
system pemerintahan colonial Belanda
· Menyelidiki
flora dan fauna Indonesia
· Meneliti
peninggalan-peninggalan kuno seperti Candi Borobudur dan Candi
Prambanan
Sistem peradilan yang diterapkan Raffles lebih baik daripada
yang diterapkan Deandles. Karena Deandles berorientasi pada warna kulit (ras),
Raffles lebih berorientasi pada besar kecilnya kesalahan.
Sedangkan di bidang Ilmu Pengetahuan Raffles menciptakan :
· Buku
yang berjudul History of Java di London pada tahun 1817 dan dibagi dua jilid
· Ditemukannya
bunga Rafflesia Arnoldi
· Dirintiskannya
Kebun Raya Bogor
Hingga akhirnya beliau meninggal sehari sebelum ulang tahunnya
yang ke-45 di tahun 1826.
4.
Kebijakan
politik liberal tahun 1819 hingga berakhirnya masa pemerintahan Van Den Bosh
1830, kebijakan ini berarah pada konserfatif. Sebutkan alasan ditinggalkannya
kebijakan liberal
Alasan
ditinggalkannya kebijakan liberal diantaranya :
1) Tidak sesuai dengan sistem feudal, system
feodal yaitu sebuah sistem
pemerintahan di mana seorang pemimpin, yang biasanya seorang bangsawan memiliki
anak buah banyak yang juga masih dari kalangan bangsawan juga tetapi lebih
rendah dan biasa disebut vazal.
2) Hasil perdagangan ekspor masih kalah bersaing
dengan Inggris
3) Upah yang diterima para buruh tidak sesuai
dengan kontrak yang sudah ditentukan
4)
Pemerintah
mengalami defisit keuangan akibat Perang Jawa (Perang Dipenogoro) sebesar
20.000.000 gulden
5.
Gubernur
Van Den Bosh menerapkan kebijakan ekonomi konserfatif yang terkenal dengan nama
system tanam paksa. Sebutkan pokok-pokok kebijakan tanam paksa
Pokok-pokok
kebijakan tanam paksa diantaranya :
·
Rakyat
diwajibkan menyerahkan seperlima dari lahan garapannya untuk ditanami tanaman
wajib, yaitu tanaman yang berkualitas Ekspor
· Hasil Panen tanaman wajib harus diserahkan kepada
pemerintah kolonial
·
Rakyat yang
tidak memiliki tanah wajib, harus bekerja selama 66 hari dalam 1 tahun
· Tanah yang dipilih untuk tanaman ekspor adalah
tanah yang subur
·
Setiap
kelebihan hasil panen dari jumlah pajak yang harus dibayar tidak dibayarkan
kembali kepada rakyat.
· Lahan untuk tanaman ekspor tetap dikenakan pajak
6. Jelaskan mengenai Douwes Dekker
tentang bukunya Max Havelaar
Max Havelaar
adalah sebuah novel karya Multatuli (Eduard Douwes Dekker). Berisi tentang
kondisi pribumi yang miskin dan tertindas dibawah pemerintahan colonial
Belanda.
Pada awalnya, buku ini menerima banyak
kritik, tetapi kemudian segera menimbulkan perdebatan dan dicetak ulang
beberapa kali. Buku ini masih diterbitkan sampai sekarang dan telah
diterjemahkan ke dalam lebih dari 40 bahasa. Pada tahun 1999, penulis Indonesia
Pramoedya Ananta Toer merujuk buku ini dalam the New York Times
sebagai "Buku yang Membunuh Kolonialisme".
7.
Sebutkan
wilayah Nusantara yang menjadi kawasan utama dari pemberlakuan undang-undang agrarian
Pada
tahun 1870 sistem tanam paksa dihapuskan dan diterapkan politik pintu terbuka.
Berkenaan dengan itu, Belanda oleh STATEN GENERAL (Parlemen Belanda)
mengeluarkan UU Agraria (tahun 1870). Wilayah yang menjadi kawasan pemberlakuan
UU Agraria :
1. Sumatra Timur
Keterlibatan Belanda dalam bidang ekonomi diawali oleh Jacobus Nienuys, Deli, Serdang, Kangkat menjadi perkebunan yang membujur menyusuri pantai Sumatra Timur sepanjang 200 km dalam 25 tahun. Keadaan tidak berubah sejak akhir tahun 1880.
2. Jawa Timur dan Jawa Tengah
Perkebunan gula, teh, tembakau tahun 1870 dan 1885
1. Sumatra Timur
Keterlibatan Belanda dalam bidang ekonomi diawali oleh Jacobus Nienuys, Deli, Serdang, Kangkat menjadi perkebunan yang membujur menyusuri pantai Sumatra Timur sepanjang 200 km dalam 25 tahun. Keadaan tidak berubah sejak akhir tahun 1880.
2. Jawa Timur dan Jawa Tengah
Perkebunan gula, teh, tembakau tahun 1870 dan 1885
Tujuan pemberlakuan Undang-Undang Agraria adalah:
a.
Melindungi hak milik petani atas
tanahnya dari penguasaan pemodal asing.
b.
Memberi peluang kepada pemodal asing
untuk menyewa tanah dari penduduk Indonesia.
c.
Membuka kesempatan kerja kepada
penduduk Indonesia terutama di bidang buruh perkebunan.
Perlawanan-perlawanan terhadap Penjajah
1) Perlawanan
rakyat Maluku
Akibat menurunnya kondisi perdagangan di Malaka maka Portugis
mengirimkan perhatiannya ke pusat rempah-rempah yaitu Maluku. Kedatanga Portugis ini disambut baik oleh Kesultanan
Ternate yang pada saat itu sedang
berselisih dengan Kesultanan Tidore. Bersamaan dengan itu, pada tahun
1521 datang armada Spanyol yang mempunyai tujuan yang sama dengan Portugis.
Persaingan tersebut dapat diselesaikan melalui Perjanjian Saragosa pada tanggal
22 April 1529, yang berisi bahwa dunia dibagi menjadi dua wilayah, wilayah
selatan untuk Portugis dan Utara untuk Spanyol. Kegiatan imperalis Portugis
mendapat perlawanan terus menerus oleh Maluku yang pada saat itu dibawah
pimpinan Sultan Baabullah dan akhirnya Portugis pun diusir dari Maluku pada
1515.
2) Perang Padri
Pada abad ke-19 islam berkembang pesat di daerah Minangkabau.
Tokoh-tokoh islam berusaha menjalankan ajaran al-quran dan al-hadist maka dari
itu mereka mendirikan gerakan Padri. Gerakan itu mendapat sambutan baik dari
pada ulama,tetapi mendapat pertentangan bagi kaum Maluku. Sejak tahun 1804,
perang antara kaum adat dan kaum padre berlangsung, suasana itupun diperkeruh
oleh Belanda dengan hasutan dan adu domba pada 1819. Kaum padri dipimpin oleh
Tuanku Imam Bonjol dan akrinya kaum padre dan kaum adat bersatu dan
bersama-sama untuk melawan Belanda. Pada tanggal 15 November 1825 diadakan
perjanjian perdamaian dan tentara Belanda ditarik untuk menumpas perlawanan
Dipenogoro. Setelah perlawanan Dipenogoro selesai, Belanda mulai melanggar
perjanjian dan perang padri berkobar kembali. Pada awal-awalnya kaum padri
memenangkan perang ini, pada akhirnya pemimpin dari kaum padri yaitu Imam
Bonjol ditangkap dan dibawa ke Minahasa dan akhirnya wafat.
3) Perang Dipenogoro
Pada tahun 1825 pemerintah Hindia
Belanda mendirikan sebuah jalan baru ke dari
Jogjakarta ke
Magelang melalui Tegalrejo, melalui tanah makam leluhur pangeran Diponogoro.
Tindakan Belanda ini yang berbuat sewenang-wenang menimbulkan kemarahan
pangeran Diponogoro dan akhirnya pertentangan antara Belanda dan Diponogoro
terjadi dengan taktik griliyanya. Pada tahun 1827 panglima Belanda yang bernama
Dekock mengadakan siasat baru yaitu dengan mendirikan Benteng Stelsel ditempat
yang mereka rebutnya. Pada tahun 1830 Belanda mengadakan pertemuan dengan
pangeran di Ponogoro karena tidak ada kesepakatan. Pangeran diponogoro
titangkap pada 1830 dan diasingkan ke Manado dan sempat dipindahkan ke
Makassar, Hingga akhirnya wafat di Makassar pada tahun 1855.
4) Perlawanan
rakyat Bali
Raja-raja di Bali
terikat dengan perjanjian yang disebut Hak Tawan Karang, yaitu hak suatu negara
untuk mengakui dan memiliki kapal-kapal yang terdampar diwilayahnya. Hingga
akhirnya kapal-kapal Belanda yang terdampar diwilayah Buleleng yang berada di
Bali dan kapal-kapal itu disita oleh kerajaan Buleleng karena Belanda memprotes
tindakan Buleleng, terjadilah pertentangan antara kerajaan Buleleng dan Belanda
pada 27 Juni 1846, pasukan Belanda merapat di pantai Buleleng. Akibat serangan
meriam dari Belanda pasukan Buleleng pun terdesak dan mundur. Benteng Buleleng
jatuh ke tangan Belanda. Untuk menghimpun kekuatan baru Pati Jelantik selaku
pemimpin rakyat Bali mengadakan perjanjian damai dengan Belanda. Setelah
diadakan perjanjian damai, Belanda pun meninggalkan Bali menuju Jawa,
pertempuran hebat terjadi antara ribuan serdadu Belanda dengan Bali, karena
Bali menggunakan senjata modern pasukan Bali mundur dan bertahan di Benteng
Jagaraga hingga akhirnya Benteng Jagaraga direbut oleh Belanda.
5) Perlawanan rakyat Aceh
Sebelum 1871, keamanan Aceh terjamin oleh
traktat London 1842. Perjanjian tersebut berisi bahwa Belanda tidak boleh
menggangu kemerdekaan Aceh. Pada 2 November 1871, diadakan perjanjian yang
disebut traktat Sumatra. Isinya menyatakan bahwa Inggris tidak berkeberatan
jika Belanda meluaskan kekuasaannya diseluruh Pulau Sumatra.
Oleh karena terdesak oleh pasukan grilya
Aceh, pada 1884 Belanda melakukan siasat baru, yaitu siasat pemusatan atau
disebut stelsel konsentrasi dengan siasat inilah satu per satu pejuang Aceh
gugur. Hingga akhirnya Kesultanan
Aceh menyerah pada tahun 1904. Tetapi perlawanan rakyat Aceh dengan grilya
terus berlanjut.
6) Gerakan perlawanan sosial
Adapun bentuk gerakan
social antara lain sebagai berikut :
a. Gerakan
proses petani
Gerakan ini muncul pada sekitar abad ke-19 dan awal abad ke-20.
Gerakan protes petani biasanya terjadi ditanah partikelin (particuliere
landerijen).
1.
Gerakan Ciomas aksi protes petani ini
terjadi pada 1886 di lereng gunuk salak jawa barat. Gerakan ini terjadi sebgai
aksi perlawanan petani terhadap keadaan social ekonomi yang memberatkan petani.
Gerakan ini dipimpin oleh Mohammad Idris. Namun, pergolakkan ini dapat
dipadatkan oleh colonial Belanda.
2.
Gerakan Condet gerakan Condet terjadi
pada 1916 disebuah desa tanah partikelin tanjung Oost, kecamatan pasar rebo ,
Jakarta timur sekarang. Gerakan protes ini dipelopori oleh Entong Gendut.
Gerakan protes Entong Gendut berakhir setelah ia mati ditembak oleh pasukan
pemerintah colonial Belanda.
3.
Gerakan Tanggerang gerakan protes petani
di Tangerang terjadi pada 1924, yang dipimpin oleh Kaiin. Gerakan protes petani
ini ditujukan kepada para Tuan Tanah atau Pejabat Pemerintahan di Tanah
Pangkalan, Districtkebayoran. Gerombolan yang dipimpin oleh Kaiin ini dapat
ditupas oleh polisi pemerintahan dengan korban 19 meninggal dan 20 orang
tertangkap.
7) Gerakan Ratu Adil dan Keagamaan
a.
Gerakan ratu adil merupakan sebuah
gerakan yang bersifat revolusioner. Dalam gerakan ini dipercaya akan muncul
seorang penyelamat yang disebut ratu adil atau imam mahdi.
1.
Gerakan Sidoardjo, gerakan ratu adil ini
berlangsung pada 27 Mei 1903 di desa Samentara, Kabupaten Sidoardjo. Pemimpin
gerakan ini bernama Kasan Mukmin.ia mengaku mendapat wahyu dan menyatakan diri
sebagai Imam Mahdi. Gerakan Kasan Mukmin ini berakhir setelah ia sendiri tewas
ditembak pasukan colonial Belanda.
2.
Gerakan Kediri, gerakan ratu adil ini
muncul pada 1907 di desa Bendungan, Kabupaten Berbek, Karesidenan Kediri.
Pemimpin pergerakan ini adalah seorang petani kaya bernama Dermodjojo atau
Bagus Talban. Ia bermimpi bahwa ia ditakdirkan untuk enjadi Ratu Adil. Saat itu
lah, Demodjojo mengumpulkan pengikutnya. Namun, sebelum pergerakan ini menjadi
besar, pada 29 Januari 1907, pemerintahan colonial Belanda dapat mematahkan
pergerakan tersebut.
b.
Gerakan protes kaum Agama, gerakan
protes ini yang berbentuk gerakan keagamaan ini muncul sebagai jawaban atas
situasi social yang diciptakan oleh pemerintah colonial Belanda. Dengan adanya
proses Westernisasi, rakyat semakin terjerumus dan mengalami demoralisasi (kerusakan
moral). Untuk itulah, gerakan ini bertujuan mengadakan penataan, penertiban,
dan pemurnian kembali ke ajaran agama Islam yang sesungguhnya.
Bagaiman materinya????....
Semoga dapat jadi pelajaran ya (:
Jangan lupa kritik dan sarannya ..
Terima kasih
Wassalamualaikum Wr. Wb.
